Nova Arianto mengaku puas melihat perkembangan Mathew Baker yang akhirnya mendapat kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia senior. Momen bersejarah tersebut terjadi ketika skuad Garuda meraih kemenangan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat malam WIB.
Bagi Nova, debut Baker menjadi tanda positif bahwa proses pembinaan pemain usia muda mulai menunjukkan hasil nyata. Program pengembangan yang dijalankan selama ini memang diarahkan agar para pemain muda mampu menembus level tertinggi bersama tim nasional senior.
Pelatih Timnas Indonesia U-19 itu juga merasa senang karena Baker mendapatkan kepercayaan langsung dari pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, untuk tampil di pertandingan internasional bersama skuad utama Garuda.
Mathew Baker Tampil Sebagai Pemain Pengganti
Dalam pertandingan melawan Oman, Mathew Baker memulai laga dari bangku cadangan. Bek berusia 17 tahun tersebut baru diturunkan saat pertandingan memasuki menit ke-80.
John Herdman memasukkan Baker untuk menggantikan Rizky Ridho yang sebelumnya tampil solid di lini pertahanan Timnas Indonesia. Pada laga itu, Baker dimainkan sebagai bek tengah kiri dalam formasi tiga bek yang digunakan skuad Merah Putih.
Pemain berdarah Indonesia-Australia tersebut berkolaborasi dengan Elkan Baggott dan Kevin Diks di sektor pertahanan. Meski hanya tampil singkat, Baker mampu membantu Timnas Indonesia mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pecahkan Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
Debut Mathew Baker tidak hanya berakhir manis lewat kemenangan Timnas Indonesia, tetapi juga menciptakan catatan sejarah baru bagi skuad Garuda.
Pemain bernama lengkap Mathew Ryan Sitorus Baker itu resmi menjadi debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior. Saat tampil melawan Oman, usianya tercatat masih 17 tahun 23 hari.
Bek kelahiran Melbourne, Australia, yang kini bermain untuk Melbourne City tersebut berhasil melewati rekor sebelumnya yang dimiliki Arkhan Kaka.
Sebelumnya, penyerang Persis Solo itu menjadi pemain termuda yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari ketika tampil di ajang Piala AFF 2024 di bawah arahan Shin Tae-yong.


