PSIM Yogyakarta mengusulkan peningkatan kapasitas Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Manajemen menilai langkah tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi suporter untuk hadir langsung sekaligus meningkatkan pemasukan klub dari sektor penjualan tiket pertandingan.
Menurut evaluasi internal, pendapatan tiket pada musim sebelumnya belum memenuhi target yang telah ditetapkan. Padahal, proyeksi tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi infrastruktur stadion yang masih memiliki sejumlah keterbatasan sehingga target yang dipasang tergolong realistis.
Situasi tersebut menjadi salah satu alasan PSIM mendorong adanya peningkatan kapasitas stadion. Dengan daya tampung yang lebih besar, klub berharap mampu mengoptimalkan potensi pendapatan pada setiap laga kandang.
PSIM Optimistis Antusiasme Suporter Kembali Meningkat
Selain mengusulkan penambahan kapasitas stadion, manajemen juga berkomitmen melakukan pembenahan di berbagai sektor demi meningkatkan kenyamanan dan pengalaman para pendukung saat menyaksikan pertandingan secara langsung.
PSIM berharap kondisi yang semakin kondusif di kalangan suporter mampu menghidupkan kembali antusiasme masyarakat untuk memenuhi tribun Stadion Sultan Agung. Selama musim lalu, jumlah penonton yang diproyeksikan hadir pada setiap pertandingan masih berada di kisaran delapan hingga sepuluh ribu orang.
Dengan potensi basis pendukung yang besar di Daerah Istimewa Yogyakarta, manajemen meyakini peningkatan kapasitas stadion akan memberikan dampak positif bagi atmosfer pertandingan kandang sekaligus memperkuat kondisi finansial klub melalui kenaikan pendapatan dari penjualan tiket sepanjang musim 2026/2027.


