Rencana pembangunan stadion baru yang akan menjadi markas bersama AC Milan dan Inter Milan memasuki tahap penting. Pemerintah Kota Milan bersama Regione Lombardia telah meresmikan kesepakatan kerja sama yang menjadi dasar pelaksanaan proyek di kawasan San Siro.
Perkembangan tersebut muncul ketika Inter Milan masih menjalani agenda pramusim di Jerman di bawah arahan Cristian Chivu, sementara manajemen klub juga terus menyelesaikan aktivitas di bursa transfer, termasuk proses perekrutan John Stones dengan status bebas transfer.
Target Konstruksi Dimulai pada Paruh Kedua 2027
Mengacu pada laporan Calcio & Finanza, kedua institusi pemerintahan sepakat mempercepat seluruh proses administratif agar seluruh perizinan dapat diselesaikan sebelum musim panas 2027. Dengan begitu, pembangunan stadion baru diharapkan dapat dimulai pada paruh kedua tahun yang sama.
Jadwal tersebut juga disusun dengan mempertimbangkan ambisi Kota Milan untuk menjadi lokasi penyelenggaraan partai final UEFA EURO 2032. Kehadiran stadion baru dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat peluang pencalonan tersebut.
Proyek Mencakup Terowongan Baru hingga Revitalisasi San Siro
Dokumen kerja sama tidak hanya mengatur pembangunan stadion baru, tetapi juga mencakup sejumlah proyek pendukung. Salah satunya adalah pembangunan Terowongan Patroclo yang baru, disertai penjadwalan pembongkaran sebagian struktur Stadion San Siro yang saat ini masih digunakan.
Sebelumnya, Stadio San Siro SpA telah menyerahkan dokumen Rencana Pelaksanaan pada 16 Maret. Proposal tersebut kini memasuki tahapan evaluasi oleh Pemerintah Kota Milan sebelum diteruskan kepada Regione Lombardia untuk menjalani proses penilaian dampak lingkungan.
Pemerintah Kota Berkomitmen Mempercepat Seluruh Tahapan
Wakil Wali Kota Milan yang juga membidangi regenerasi kawasan perkotaan, Anna Scavuzzo, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh agar seluruh prosedur berjalan lebih cepat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, koordinasi yang efektif antara pemerintah dan pihak pengembang menjadi kunci agar pekerjaan konstruksi dapat dimulai pada semester kedua 2027. Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pencalonan Kota Milan sebagai tuan rumah laga final UEFA EURO 2032.


