Timnas Swedia mengalami pengalaman tak biasa selama menjalani Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk The Blue and Yellow harus melakoni sesi latihan dengan latar pemandangan puing-puing bangunan di sekitar stadion, kontras dengan kemegahan venue utama turnamen.
Swedia menggunakan Stadion Toyota, markas klub MLS FC Dallas, sebagai lokasi latihan sementara menjelang pertandingan terakhir Grup F melawan Jepang. Namun, setibanya di lokasi, para pemain justru mendapati area stadion masih dipenuhi sisa-sisa proyek renovasi yang mengalami kendala.
Para Pemain Sempat Terkejut
FC Dallas diketahui tengah menjalankan proyek renovasi stadion senilai 150 juta poundsterling. Dalam proses pembongkaran salah satu bagian bangunan, konstruksi dilaporkan roboh ke arah yang tidak sesuai rencana dan menimpa tribun di bawahnya.
Situasi tersebut membuat sejumlah pemain Swedia terkejut. Tim yang diperkuat nama-nama seperti Alexander Isak dan Viktor Gyokeres disebut sempat kebingungan melihat kondisi di sekitar lapangan latihan.
General Manager Timnas Swedia, Stefan Pettersson, menjelaskan bahwa insiden itu kemungkinan terjadi akibat proses pembongkaran yang tidak berjalan sesuai perhitungan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun pihak yang mengalami cedera akibat kejadian tersebut.
Dipastikan Tidak Mengganggu Persiapan
Pihak FC Dallas kemudian memberikan penjelasan bahwa pembongkaran dilakukan menggunakan metode tarik-turun atau pull-down. Mereka memastikan aktivitas renovasi sama sekali tidak mengganggu sesi latihan Timnas Swedia.
Swedia sendiri baru saja menuntaskan fase grup dengan hasil imbang melawan Jepang di AT&T Stadium, Arlington. Hasil tersebut membuat pasukan asuhan Graham Potter mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan dan memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 bersama Jepang dan Belanda yang keluar sebagai juara grup.


